Skip to main content
Mon, 07/31/2023
9
2 min read

FERRERO RILIS LAPORAN TERBARU PERKEMBANGAN COCOA CHARTER DAN DAFTAR SUPPLIER

Ferrero rilis laporan terbaru perkembangan Cocoa Charter

Ferrero baru saja merilis Cocoa Charter Progress Report tahunannya, yang menampilkan berbagai pencapaian penting dalam perjalanan perusahaan menuju rantai pasokan kakao yang bertanggung jawab.

Cocoa Charter Ferrero berfokus pada empat pilar utama: peningkatan penghidupan petani secara berkelanjutan, perlindungan hak asasi manusia dan praktik sosial, pelestarian lingkungan, serta transparansi rantai pasok.

Salah satu capaian utama Ferrero pada musim tanam 2021/22 adalah memberikan pelatihan tatap muka kepada sekitar 64.000 petani terkait perencanaan pertanian dan bisnis. Sebanyak 40.000 petani juga telah menerima Farm Development Plan jangka panjang yang dirancang secara pribadi.

Laporan ini juga menyoroti tingkat keterlacakan yang tinggi dari kebun hingga titik pembelian. Ferrero telah memetakan lebih dari 182.000 petani menggunakan teknologi poligon dan melakukan penilaian risiko deforestasi terhadap lahan pertanian seluas 470,000 hektar, memastikan tidak ada kakao yang berasal dari kawasan lindung.

Marco Gonçalves, Chief Procurement and Hazelnut Company Officer di Ferrero, menyampaikan: “Ambisi kami adalah menjadi kekuatan positif nyata di sektor kakao, memastikan bahwa proses produksinya membawa nilai bagi semua pihak. Kami bangga atas progres yang telah dicapai, dan akan terus mendorong praktik terbaik dalam pengadaan yang bertanggung jawab.”

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, Ferrero juga merilis daftar tahunan kelompok petani kakao dan supplier kakao yang menjadi bagian dari rantai pasokan mereka. Pada musim panen 2021/22, sekitar 70% volume kakao Ferrero berasal dari biji kakao utuh yang diproses langsung di fasilitas milik perusahaan—digunakan dalam produk andalan seperti Nutella. Biji kakao tersebut dibeli secara terpisah (segregated), yang artinya seluruh jalur distribusinya dapat dilacak dari petani hingga ke pabrik.

Ferrero terus menjalin hubungan jangka panjang dengan kelompok petani melalui pemasok langsung. Sekitar 85% dari total volume kakao Ferrero saat ini berasal dari kelompok petani yang didukung dalam program Cocoa Charter., dengan 80% di antaranya telah bermitra selama tiga tahun atau lebih, dan 15% bahkan selama enam tahun atau lebih.

Melalui Cocoa Charter, Ferrero terus memperluas inisiatif keberlanjutannya dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan komunitasnya, melindungi hak anak-anak, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Informasi lebih lanjut tersedia dalam dokumen Cocoa Charter Ferrero, Cocoa Action Plan, dan Laporan Keberlanjutan Ferrero Group. 

placeholder

Perjalanan Ferrero dimulai pada tahun 1946 di kota kecil Alba, wilayah Piedmont, Italia. Kini, Ferrero telah berkembang menjadi salah satu perusahaan makanan manis dalam kemasan terbesar di dunia, dengan berbagai merek kesayangan yang hadir di lebih dari 170 negara. Grup Ferrero menghadirkan kebahagiaan bagi jutaan orang lewat produk favorit seperti Nutella®, Kinder®, Tic Tac®, dan Ferrero Rocher®. Sekitar 47.000 karyawan Ferrero di seluruh dunia bekerja dengan penuh semangat untuk membantu masyarakat merayakan momen-momen istimewa dalam hidup. Budaya kekeluargaan yang mengakar kuat—dan kini telah memasuki generasi ketiga—menjadi fondasi Ferrero, didukung oleh komitmen terhadap kualitas dan keunggulan, nilai warisan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan komunitas tempat kami beroperasi.